4 Rumus Agar Produk UMKM Naik Kelas

Usaha Mikro Kecil dan Menengah menjadi salah satu penyumbang terbesar Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), UMKM menyumbang 60 persen. UMKM juga turut berkontribusi dalam menyediakan lapangan pekerjaan untuk 107,6 pekerja atau sekitar 97 persen jumlah pekerja di Indonesia.

Namun UMKM Indonesia menghadapi permasalahan jika dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara. Kontribusi sektor UMKM terhadap sektor Indonesia hanya 15,8 persen saja. Sedangkan negara lain seperti Thailand mencapai sebesar 29,5 persen dan Filipina 20 persen. 

Masalah ini harus segera ditangani oleh masyarakat Indonesia. UMKM memiliki potensi besar untuk semakin kelas. Caranya adalah dengan memaksimalkan penggunaan internet. Pengguna internet Indonesia sendiri saat ini sudah mencapai 132 juta pengguna pada 2016. Namun mayoritas UMKM berasal dari generasi X (lahir antara tahun 1965 sampai 1980) yang tahap adaptasi internetnya masih rendah.

Menurut founder UMKMalang.com, Adi Saraceno dalam Roadshow ke-10 #PahlawanDigital, ada empat rumus yang harus ditempuh oleh UMKM untuk naik level agar produk mereka laris manis. Keempat rumus tersebut adalah product, packaging, product photography dan copywriting (3P + 1C).

Produk

Produk memiliki peranan penting dalam hal ini. Sangat penting bagi UMKM untuk mengenal produk yang akan dijual. UMKM harus dapat menjelaskan keunggulan-keunggulan dari produk agar membuat pembeli tertarik untuk membeli. Dalam meningkatkan daya saing dengan produk lain, UMKM juga harus memiliki brand atau merek agar pembeli dapat ingat dengan produk yang diciptakan. Merek akan memberikan nilai tambah (added value) yang tinggi bagi produk yang dihasilkan.

Packaging (Kemasan)

Kemasan sangat penting digunakan untuk melindungi suatu produk dari kerusakan. Selain itu, pada saat distribusi, produk yang telah dikemas juga akan mudah untuk dibawa, digeser, atau diangkat. Tanpa secara langsung memegangnya yang dapat merusak produk tersebut.

Di sisi lain, kemasan juga sangat berpengaruh untuk media promosi. UMKM bisa memasukkan logo atau merek pada kemasan produk tersebut. Kemasan akan menjadi faktor identitas atau suatu pembeda dengan produk lainnya. Dimana UMKM harus memperhatiakn dengan baik penggunaan warna, bentuk, ilustrasi , tata letak huruf.

Fotografi Produk

Fotografi produk memainkan peranan penting dalam pemasaran yang berimbas pada meningkatnya angka penjualan produk tersebut. Sayangnya hingga saat ini masih banyak UMKM masih mengabaikan hal ini. Selain karena pengetahuan mereka soal fotografi masih minim, banyak juga yang menganggap untuk menghasilkan foto produk yang bagus dibutuhkan peralatan yang lengkap dan mahal.

Padahal untuk menghasilkan foto produk yang berkualitas tidak dibutuhkan peralatan mahal, cukup dengan menggunakan benda yang ditemui sehari-sehari. Untuk kamera bisa menggunakan kamera smartphone, background putih dapat menggunakan kertas HVS dan lighting dapat memanfaatkan cahaya dari jendela atau meja belajar. Sangat mudah!

Copywriting

Copywriting adalah suatu teknik atau proses menulis. Sedangkan teknik Copywriting itu sendiri merupakan teknik untuk membuat copy sehingga mampu menjadikan target yang dituju membeli produk, mengunduh, membuat akun atau yang lainnya sesuai yang diharapkan.

Jika keempat hal ini sudah dimiliki oleh UMKM, proses mereka untuk melakukan digital marketing di media sosial atau dengan membuat website murah akan sangat mudah dilakukan. Empat hal ini akan jadi materi yang diberikan kepada anak muda yang mengikuti program #PahlawanDigital. Dengan menguasai empat hal ini, upaya UMKM untuk naik kelas pun bukan hal yang mustahil.

Comments

comments

Leave a Comment